Psikologi Atlet Pencak Silat Riau Pasca Kekalahan di PON Papua XX Tahun 2021
DOI:
https://doi.org/10.31258/9qnpek78Keywords:
pencak silat, psikologi, pekan olahraga nasional, prestasi, atletAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psikologi atlet pencak silat utusan Riau pada PON XX Papua tahun 2021 setelah kegiatan dilaksanakan. Metode penelitian mengunakan survei dengan desain penelitian expost facto. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2021 di Kota Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini merupakan atlet pencak silat utusan provinsi Riau pada PON Papua XX Tahun 2021 sebanyak 3 atlet. Dalam penelitian ini, semua populasi dijadikan sampel mengingat semua atlet yang diutus tidak mendapatkan medali. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling total. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen The Psychological Skills Inventory for Sport yang merupakan adaptasi dari Dongoran pada tahun 2017. Mengingat atlet yang diutus tidak ada satupun yang mendapatkan medali, maka peneliti ingin melihat psikologi atlet pada aspek motivasi, persiapan mental, konsentrasi, percaya diri, control kecemasan dan kepentingan tim dengan menggunakan The Psychological Skills Inventory for Sport. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil psikologi atlet pencak silat utusan provinsi Riau yang bertanding pasca PON Papua XX tahun 2021 memiliki kondisi psikologi yang sangat baik pada aspek motivasi, persiapan mental, dan konsentrasi, serta kondisi yang baik pada aspek percaya diri, kontrol kecemasan dan orientasi terhadap tim. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa profil psikologi atlet pencak silat utusan Riau dapat dinyatakan berstatus sangat baik dan baik pada beberapa aspek tertentu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Acep Solihin, Tofikin Tofikin, Adyanata Lubis (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.