Profil Perbandingan Karakteristik Lompat Vertikal pada Atlet Bulutangkis Pria dengan Atlet Bulutangkis Wanita
DOI:
https://doi.org/10.31258/acqn0q41Keywords:
bulutangkis, ledakan otot, power, performaAbstract
Tujuan daripada penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan lompat vertikal pada atlet bulutangkis pria dan wanita. Sebanyak 49 atlet yang berusia 18-19 tahun mengikuti kegiatan penelitian ini. Secara lebih spesifik mereka dibagi menjadi 2 kategori, yaitu kategori putra n= 26 (tinggi badan = 171.2 ± 6.91 cm ; berat badan = 64.02 ± 9.67 Kg; BMI = 21.89 ± 2.49 Kg/m2), dan kategori putri n=23 (tinggi badan = 159.09 ± 3.40 cm ; berat badan = 56.79 ± 9.40 Kg; BMI = 22.39 ± 3.08 Kg/m2). Dalam penelitian observasional ini, seluruh peserta diminta untuk melakukan lompatan vertikal sebanyak dua kali diatas Takei-5414-digital vertical jump meter. Statistical analysis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pria dan wanita pada lompatan vertikal dengan kaki kiri (p = 0.001), lompatan vertikal dengan kaki kanan (p = 0.001), lompatan vertikal dengan kedua kaki (p = 0.001). Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan bahwa, atlet laki-laki bulutangkis memiliki kemampuan lompatan yang lebih baik dibandingkan dengan atlet bulutangkis wanita.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Tommy Apriantono, Indria Herman, Rini Syafriani, Widyawardana Adiprawita, Bagus Winata, Agung Dwi Juniarsyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.