Kemampuan Soft Skills Guru Penjasorkes Kelompok Kerja MTS Jepara Tahun 2018

Authors

  • Lusiana Lusiana Universitas Wahid Hasyim, Jawa Tengah, Indonesia Author
  • Yudhi Purnama Universitas Wahid Hasyim, Jawa Tengah, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.31258/0s7xer23

Keywords:

Kemampuan Soft Skills, Guru Penjasorkes

Abstract

Seorang Guru harus mempunyai kemampuan soft skills yang baik sebagai penunjang menjadi guru yang profesional. Kemampuan soft skills menjadi bagian dari kompetensi kepribadian dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan soft skills Guru Penjasorkes Kelompok Kerja MTs Jepara Tahun 2018. Metode penelitian menggunakan survei dengan pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dengan angket self- report. Populasi sebanyak 66 Guru Penjasorkes, sampel diambil dengan teknik accidental sampling yaitu ketika peneliti menjadi narasumber dalam workshop kurikulum 2013 Penjasorkes. Sebanyak 50 Guru Penjasorkes yang hadir dijadikan sebagai sampel. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan prosentase. Hasil penelitian diketahui bahwa aspek keterampilan berkomunikasi prosentae 80,30%, aspek keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah 80,65%, aspek kerja tim 79,08%, aspek keterampilan belajar manajemen informasi 81,30%, aspek kewirausahaan mendapatkan 76,60%, aspek etika dan moral 79,60% dan aspek keterampilan kepemimpinan 83,73%. Disimpulkan bahwa kemampuan soft skills guru penjasorkes di KKMTs Kabupaten Jepara Tahun 2019 masuk dalam kategori baik sekali dengan prosentase rata-rata sebesar 80,18%.

Downloads

Published

2019-12-31

Issue

Section

Articles